Jakarta, (16/9/2011). Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) kemarin malam (kamis, 15/9/2011) sempat menyedot perhatian sendiri, pasalnya dalam acara para bankir syariah tersebut juga dihadiri oleh Assabiqunal Awwalun (para pendiri) perbankan syariah. Mereka adalah Subarjo Joyosumarto (Ketua Umum PKES), Karnaen.P (pendiri Bank Muamalat) dan lain-lain. Selain itu acara tersebut juga dihadiri Direktur Direktorat Perbankan Syariah, Mulya E Siregar dan salah satu perwakilan dari Islamic Development Bank (IDB), Muhammad Sidik.
Ketua Asosiasi Bank Syariah Se-Indonesia (Asbisindo) Ahmad Riawan Amin dalam kesempatan itu sangat bahagia, dan ia menyampaikan bahwa ukhuwah antar para Mujahid ekonomi syariah perlu digalakkan terus menerus. Halal-bihalal yang ada diselenggarakan saat itu meupakan perwujudan dalam menjalin silaturrahmi tersebut.
Ia juga menegaskan dalam ukhuwah para mujahid ekonomi syariah khususnya perbankan syariah bukan hanya berorientasi pada mensyariahkan bank syariah tapi mensyariahkan perbankan nasional agar menanggalkan prinsip maisir, ghorar dan riba.
“Dengan demikian tujuan dibentuknya perbankan syariah untuk menuju perubahan yang lebih baik dalam kesejahteraan,”tuturnya.
Sementara dalam kesempatan yang sama, Mulya E Siregar, menegaskan kekompakkan perbankan syariah perlu terus diperkuat apalagi saat ini market share perbankan syariah masih kecil. Forum-forum seperti ini perlu diaktifkan.
Ia juga menyampaikan, saat ini aset bank syariah mencapai 116 triliun sedangkan BPRS 3,7 triliun, ia berharap di akhir tahun 2011 akan melebihi target Rp 138 triliun yang selama ini ditargetkan oleh pemerintah.
KEMBALI KE MENU
Kritik dan saran | Email : foreksunisma@gmail.com









0 komentar:
Posting Komentar